Divisi11

Dinamika Pembangunan 1 Jakarta

DP1

Alamat: Jl. Raya Penggilingan No.99, RT.3/RW.8, Penggilingan, Cakung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13940
Telepon: (021) 4605887

SMK DINAMIKA PEMBANGUNAN 1 Jakarta
Home » » Pengertian OSI,Media Transmisi,dan Manfaat jaringan Komputer

Pengertian OSI,Media Transmisi,dan Manfaat jaringan Komputer


Model Referensi OSI




Apa itu OSI?

Mengirim pesan dari satu jaringan ke jaringan lain merupakan proses yang sangat kompleks pada tahun 1977 suatu subcomitte dari International Organization for Standardization (ISO) mulai bekerja untuk membuat beberapa set standard untuk memfasilitasi komunikasi jaringan. Pekerjaan ini selesai pada tahun 1984 dan dikenal sebagai model referensi OSI (Open System Interconnection) model OSI ini merupakan metode yang paling luas digunakan untuk menjelaskan komunikasi jaringan. Berikut ini mencakup :

7 layer model OSI
OSI yang merupakan model referensi dan bukan suatu model fisik membagi tugas – tugas jaringan kedalam 7 layer yang akan dijelaskan lebih detail.









 
·        Data Application (network process to application)
Application berfungsi : menyediakan servis bagi berbagai aplikasi network.
Contoh protocol : NNTP, HL7, Modbus, SIP, SSI, DHCP, FTP, Gopher, HTTP, NFS, NTP, KTP. SMPP, SMTP, SNMP, Telnet


·        Data Presentation (Data Representation and Emeryption)
Presentation berfungsi : mengatur konveksi dan translasi berbagai format data.
Contoh protocol : ASCII, EBCDIC, JPEG, MIDI, MPEG, ASCII7

·        Data Session (Interhost Communication)
Session berfungsi : mengatur sesi yang meliputi estabilishing (memulai sesi), maintaining (mempertahankan sesi) terminating (mengakhiri sesi)
Contoh protocol : SQL, X Windows, Name d, Pipes (DNS), ASP, SCP, DS, Scheduling, RPC, NFS, ZIP

·        Segment Transport (end to end connection and realiability)
Transport berfungsi : meneydiakan end to end communication protocol, layer ini bertanggung jawab terhadap “keselamatan data dan segmentasi data”
Contoh protocol : TCP, SPX, UDP, SCTP, IPX

·        Packet Network (path determination and logical addressing (IP))
Network berfungsi : menentukan rute yang dilalui oleh data
Contoh protocol : IPX, IP, ICMP, AKP, IGRP, BGP, NBF, Q 931

·        Frames Data Link (physical addressing (MAC and LLC))
Data link berfungsi : menentukan pengalaman fungsi
Contoh protocol : 802.3 (Ethernet), 802.11a/b/g/n.mac/LLC, 802.1Q (VLAN).ATM, CDP, HDP, FDDI

·        Bits Physical (media, signal, and binary transmission)
Physical berfungsi : menentukan masalah kelistrikan/gelombang/medan dan berbagai prosedur/fungsi.
Contoh protocol : RS-232, V.35, I430. 802.11a/b/g/n phy hub, repeater, TI, EI, 10 base, I431


A.   ROUTER
Router sering digunakan untuk menghubungkan beberapa network baik network yang sama maupun berbeda dari segi teknologinya seperti menghubungakan network yang mengggunakan topologi bus, start, dan ring. Router juga digunakan untuk membagi network besar menjadi beberapa buah subnetwork (network-network kecil). Setiap subnetwork seolah-olah “terisolir” dari network lain. Hal ini dapat membagi-bagi traffic yang akan berdampak positif pada pertama network

B.   BRIDGE
Bridge atau transparent bridge merupakan perangkat network yang digunakan untuk mengubungkan dua buah LAN (Local Area Network) atau membagi sebuah LAN menjadi dua buah segmen

C.    SWITCH
Cara kerja switch mirip dengan bridge dan memang sesungguhnya switch adalah bridge yang memiliki banyak part sehingga switch disebut multiport bridge. Switch berfungsi sebagai sentral atau konsetrator pola sehingga network switch dapat mempelajari alamat hardware host tujuan, sehingga informasi bisa langsung dikirim ke host tujuan. Switch yang lebih cerdas dapat mengecek frame yang eror dan dapat memblock frame yang eror tersebut

D.   HUB
Hub mirip dengan switch yaitu sebagai konsentrator, namun hub tidak “secerdas” switch jika informasi dikirim ke host target melalui hub maka informasi akan mengalir ke semua host. Kondisi semacam ini dapat menyebabkan beban traffic yang tinggi oleh sebab itu, sebuah hub biasanya hanya digunakan pada network berskala kecil







A.   Media Transmisi menggunakan Kabel (Wired Network)
Media transmisi memiliki keterbatasan jangkauan, dan tidak efisien karena banyak memakan tempat untuk jaringan kabel. Jaringan kabel biasanya digunakan dalam area local. Kabel yang biasanya digunakan sebagai media transmisi adalah :
1)    Twisted pair
2)    Coaxiax
3)    Serat optic, dll

B.   Media Transmisi tanpa Kabel (Wireless Network)
Media transmisi adalah komunikasi data dalam jaringan computer yang tidak memanfaatkan kabel sebagai media transmisi. Kekurangan media transmisi adalah kemampuan transfer data lebih kecil dibandingkan dengan jaringan kabel. Media transmisi radiasi elektromagnetik yang dipancarkan melalui udara terbuka berupa :
1)    Gelombang mikro
2)    Gelombang radio

C.    Kabel UTP
Kabel UTP adalah merupakan sepasang kabel yang ditwist atau dililit satu sama lain dengan tujuan untuk mengulangi Interferensi listrik yang dapat terdiri dari dua, empat atau lebih pasangan kabel (biasanya yang dipakai dalam jaringan terdiri dari 4 pasang kabel / 8 pasang kabel). UTP mempunyai transfer data 10mbps s/d 100 mbps. Jarak maximumnya 100m.




A.   DEFINISI
Jaringan computer adalah sekelompok computer otonom yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya menggunakan protocol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, program, dan menggunakan bersama perangkat keras

B.   SERVER
Dalam sebuah jaringan computer umumnya saling berhubungan banyak computer ke sebuah atau beberapa sever. Server adalah computer yang berfungsi sebagai “pelayan”. Pengirim data dan atau penerima data serta mengatur pengiriman dan penerimaan data diantara computer-komputer yang tersambung

C.    Tujuan membangun Jaringan Komputer
Suatu jaringan computer dibangun untuk membawa informasi secara tepat dan tanpa adanya kesalahan dari sisi pengirim (transmitter) menuju ke sisi penerima (receiver) melalui media komunikasi

D.   Manfaat Jaringan Komputer
Jaringan mempunyai beberapa manfaat yang lebih dibandingkan dengan computer yang berdiri sendiri. Jaringan memungkinkan manajemen sumber daya lebih efisien. Misalnya, banyak pengguna dapat saling berbagi printer tunggal dengan kualitas tinggi, dibandingkan memakai printer kualitas rendah dimasing-masing meja kerja. Selain itu, lisensi perangkat lunak jaringan dapat lebih murah dibandingkan lisensi stand alone terpisah untuk jumlah pengguna sama.

Jaringan membantu mempertahankan informasi agar tetap andai dan up to date. System penyimpanan data terpusat yang dikelola dengen baik memungkinkan banyak pengguna mengakses data dari berbagai lokasi yang berbeda dan membatasi akses data sewaktu diproses.

2 komentar: